You are currently viewing Bagaimana Cara Kita Mengetahui Umur Bumi?

Bagaimana Cara Kita Mengetahui Umur Bumi?

Bagaimana kita mengetahui umur seseorang, bila kita tidak mengetahui tanggal lahirnya? Kita dapat mengamati fisik orang tersebut, lalu memperkirakan umurnya. Sebagai contoh, Kakek Nenek yang rambutnya sudah beruban lebih banyak usianya daripada kita. Dari situ lah kita bisa simpulkan bahwa Kakek Nenenk kita sudah sangat tua.

Demikian juga untuk memperoleh umur Bumi, kita membutuhkan informasi yang bisa menjelaskan seberapa tua Bumi kita. Apabila kita bisa mengenali umur kakek nenek kita dari informasi yang diamati (misal rambutnya), kita juga memerlukan data pengamatan yang mendukung penjelasan tentang usia Bumi kita.

Informasi dasar apa yang bisa kita peroleh dari Bumi kita? Jawabannya adalah dari batu-batuan yang ada di Bumi. Bila kita bisa menghitung berapa usia batuan yang ada di Bumi, maka kita bisa memperirakan usia Bumi kita. Bagaimana kita mengetahui usia batuan? Caranya dikenal sebagai radiometric dating (penanggalan radiometri). Apa itu penanggalan radiometri? Semua materi di alam tidaklah dalam keadaan tetap secara permanen, tetapi mengalami perubahan seiring waktu. Perubahan ini terjadi karena atom berubah seiring waktu dan dapat menjadi unsur yang berbeda. Materi yang berubah tersebut disebut sebagai isotop radioaktif, atau radioisotop. Laju perubahannya terhadap waktu disebut sebagai waktu luruh, dan dari perhitungan waktu luruh tersebut lah dapat ditentukan usia batuan. Dari informasi usia batuan tersebut, usia Bumi dapat ditentukan.

Berdasarkan informasi tersebut, maka perlu dicari batu-batuan yang dianggap tertua di Bumi. Para ahli geologi mempelajari berbagai macam batuan di seluruh penjuru dunia. Dari kajian mereka di berbagai benua, batuan tertua yang dipelajari telah berusia lebih dari 3,5 milyar tahun. Artinya umur Bumi telah lebih dari 3,5 milyar tahun. Tetapi, dari ilmu geologi kita juga tahu bahwa batuan di Bumi senantiasa berubah karena adanya proses daur ulang dan penghancuran dari proses lempeng tektonis Bumi. Oleh karena itu, perlu dicari sumber batuan tua yang dianggap masih murni.

Tinggalkan Balasan